Pak..Minta Pak!!Pak..Minta Pak!!

Tergelitik oleh salah satu iklan di TV,tapi lain lagi pembahasannya di sini.

Berdasarkan Surat wasiat Khalifah Sulaiman bin ‘Abdul malik yang baru wafat,’Umar bin ‘Abdul “aziz diangkat menjadi Khalifah pengganti.
Mendengar pengangkatan itu ‘Umar terkulai lemas dan berkata,”Demi Allah,sesungguhnya aku tidak pernah memohon perkara ini kepada Allah satu kalipun.”

Meski rakyatnya sudah membaiat ‘Umar,ia tetap merasa takut untuk mengemban amanah,sehingga ‘Umar memilih mengundurkan diri.”Saudara-saudara sekalian saat ini saya batalkan pembaiatan yang saudara-saudara berikan kepada saya,dan pilihlah sendiri Khalifah yang kalian inginkan selain saya.”
Namun rakyat tetap pada keputusannya.mereka kembali membaiat ‘Umar,sehingga akhirnya ia menerima amanah itu dengan berat hati.’Umar kemudian berpidato,”…Saya bukanlah orang yang terbaik diantara kalian.Justru saya adalah orang yang memikul beban berat.Sesungguhnya orang yang melarikan diri dari seorang pemimpin yang dzalim,dia bukan orang dzalim.ketahuilah bahwa tidak ada ketaatan kepada makhluk apabila dia berada dalam kemaksiatan.”

Sejak itu ‘Umar menjalankan amanah sebagai Khalifah dengan penuh kehati-hatian.Ia tegakkan keadilan dan kejujuran.Berbagia penyelewengan-meski dilakukan oleh kerabat kerajaan-disikat habis olehnya.Sehingga dalam tempo dua setengah tahun,terwujud keadilan dan kemakmuran dinegerinya.Begitu makmurnya,sehingga tidak cuma rakyatnya yang sejahtera,bahkan srigala pun turut merasa kenyang.Selama ‘Umar jadi Khalifah,srigala tidak lagi memangsa domba-domba milik peternak,karena terpenuhi pakannya.

Apa yang menyebabkan ‘umar memerintah dengan jujur dan adil?TAKUT mempertanggungjawabkan amanahnya kepada Allah.Begitu takutnya hinnga ia sering menangis tersedu-sedu minta ampunan-Nya.
Fathimah binti ‘Abdul Malik,istrinya,pernah menemukan ‘Umar sedang menangis ditempat shalatnya.
“kenapa dikau menagis wahai khalifah?”tanya Fathimah.
“Wahai Fathimah,sesungguhnya aku memikul beban umat Muhammad dari yang hitam hingga yang merah.Dan aku memikirkan persoalan orang-orang fakir dan kelaparan,orang-orang sakit dan tersia-siakan,orang-orang yang tak sanggup berpakaian dan orang-orang yang tersisihkan,yang teraniaya,dan terintimidasi,yang terasing,yang tertawan dalam perbudakan,yang tua dan yang jompo,yang memiliki banyak kerabat,tapi hartanya sedikit,dan orang-orang yang serupa dengan itu dipelosok negeri.Aku tahu dan sadar bahwa Rabbku kelak akan menanyakan hal ini di hari kiamat.Aku khawatir saat itu aku tidak memiliki alasan yang kuat di hadapan Rabbku.Itulah sebab yang membuatku menangis.”jelas ‘Umar.

Cukup disini saja tulisan ini ditulis,saya tidak akan membandingkan antara ‘Umar dengan para pemimpin masa kini.

Sesungguhnya kami telah menawarkan amanah kepada langit,bumi dan gunung-gunung,maka mereka merasa enggan memikulnya karena mereka khawatir akan mengkhianatinya,maka dipikullah amanah itu oleh manusia.SESUNGGUHNYA MANUSIA ITU AMAT DZALIM dan BODOH ( Al-Ahzaab :72 )

Pak…Minta Pak !! MAU ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: