Apa Cita-cita Anda?

Semangat generasi 1945 adalah cita cita menuju Indonesia Merdeka.Bandingkan dengan generasi sekarang yang banyak angan-angan.Berandai jika punya kekayaan sehingga menghalalkan segalanya.
Di hari Kemerdekaan ini,semoga generasi kita punya cita-cita seperti para generasi sebelumnya.

APA yang membedakan antara cita-cita dan angan-angan?memang serupa tapi tak sama.Keduanya sangat bertolak belakang,yang satu dianjurkan sedangkan yang lainnya justru harus dihindarkan.Yang satu mendatangkan pahala,sedangkan yang lainnya bisa menambah dosa.

Cita-cita adalah sebuah harapan yang dibangun diatas keyakinan yang kuat dan diupayakan pencapaiannya melalui perencanaan yang matang dan kerja keras.Cita-cita adalah motivasi yang tumbuh dalam diri untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu demi terwujudnya sebuah harapan.

Dengan demikian modal utama yang harus ada pada orang yang memiliki cita-cita adalah keyakinan.Yakin bahwa yang diharapkan akan tercapai jika diusahakan dengan sungguh-sungguh,sistematis dan terarah.

Ibnu Qoyyim memberi makna cita-cita sebagai jiwa yang tak akan pernah terhenti kecuali kepada Allah.Jiwa yang tak tergantikan dengan sesuatu apapun oleh selain-Nya serta tidak rela ditukar oleh yang lain sebagai ganti-Nya.Ia juga tidak akan menjual apa yang diperoleh dari Allah berupa kedekatan,kelembutan,kesenangan dan kegembiraan dengan harga yang murah dan fana.Maka,cita-cita yang tinggi dibandingkan dengan cita-cita yang rendah bagai burung yang terbang tinggi menjulang dengan burung  burung lain yang terbang dibawah.

Cita-cita itu menentukan nilai.Nilai seseorang itu sesungguhnya ditentukan oleh dirinya sendiri.Jika ia memberi nilai dan bobot yang tinggi,maka nilai dan bobotnya akan semakin tinggi.Sebaliknya,seseorang yang menilai dirinya secara rendah,maka rendah dan hinalah dirinya.Dan…

Pemberian nilai dan pembobotan itu tak lepas dari cita-cita.Jika seseorang cita-citanya tinggi,maka terangkatlah derajat dan martabatnya.sebaliknya,jika rendah cita-citanya,maka rendah dan hinalah dia.

Umar bin Khattab juga berkata,”Jangan sekali-kali kamu memperkecil cita-citamu,karena sesungguhnya aku tidak melihat seseorang yang terbelenggu kecuali karena ia tidak memiliki cita-cita.”

Menurut Umar,orang yang tidak memiliki cita-cita atau yang cita-citanya rendah akan melakukan pekerjaan-pekerjaan rendahan.mereka terbelenggu dan dibatasi oleh kerendahan cita-citanya sendiri.Mereka tidak bisa terbang jauh dan membuat lompatan-lompatan kedepan.Mereka ( termasuk saya😦 ) rela untuk tetap berada dibawah,menjadi bawahan,staf rendahan,buruh kasar dan budak-budak yang tak memiliki harga diri.Perilakunya rendah,akhlaknya rendah,dan segala-galanya rendah,karena ia telah membatasi dirinya pada garis rendahan tersebut.

Ternasuk yang manakah anda?

Maka dari itu kita semua harus punya cita-cita yang tinggi,setinggi-tingginya.Meskipun demikian…….

cita-cita itu selain realistis serta harus dibarengi usaha keras dan motivasi yang tinggi.Jika kedua hal itu tidak ada,maka cita-cita itu tidak lebih dari sekedar ANGAN-ANGAN kosong belaka.

hmmmmmmm…………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: